Sejarah

Pertanyaan

jelaskan sampai dari keberhasilan kesalahan ternate mengusir portugis dalam proses kolonialisme bangsa eropa di indonesia

1 Jawaban

  • Pada awalnya kedatangan bangsa Portugis disambut baik oleh orang Maluku. Ternate mengizinkan Portugis mendirikan benteng Saint John (1522) di Ternate. Keramahan rakyat Maluku kemudian dinodai oleh Portugis dengan bentuk keserakahan mereka. Bangsa Portugis memaksa orang-orang di Maluku untuk menjual rempah-rempah hanya kepada mereka. Monopoli perdagangan inilah yang membuat kemarahan rakyat Maluku. Pada tahun 1533 rakyat Ternate membakar benteng Portugis dibawah pimpinan Dejalo. Rekasi Portugis dalam menghadapi perlawanan rakyat Ternate yaitu dengan mengirim bantuan pasukan dari Malaka yang dipimpin oleh Antonio Galvao.
    Antara Ternate dan Tidore kemudian bersatu untuk mengusir Portugis. Sultan Hairun menyatukan rakyat dan mengobarkan semangat untuk melawan Portugis. Tindakan ini sangat berhasil yang membuat Portugis terdesak. Kemudian Portugis menawarkan perundingan. Pada tahun 1570 terjadi perundingan antara Lopez de Mesquite dan Sultan Hairun. Namun tidak lama dari perjanjian tersebut, Portugis membunuh Sultan Hairun. Hal ini menyulut kemarahan rakyat Ternate. Sultan Baabullah (anak dari Sultan Hairun) kemudian memimpin rakyat Ternate untuk melawan Portugis. Pada tahun 1575, Sultan Baabullah berhasil mengusir Portugis dari Ternate untuk kemudian pergi ke Ambon. Pada akhirnya Portugis harus menyingkir dari kepualauan Maluku setelah diusir oleh VOC (1605). Setelah terusir dari Ambon, Portugis melarikan diri ke Timor-Timur

    Semoga beanfaat

Pertanyaan Lainnya